Thursday, 23 October 2014

Worst Anniversary Ever

Today was supposed to be the happiest day in both of our lives. Today are the 3rd weeding anniversary

In the normal situation, it will be the happiest day 

But after whats been going on for the last one and half month, i guess its time to face the reality

He isn't remember a single thing, not even saying Happy 3rd Wedding Anniversary darling. 

He isn't saying anything. Not even a single words. He seems doesn't even care 

Until today i am still trying to process every single information about what's been going on for the last 1.5 months. 


He seems forget about the commitment that he promised to me 5 year back then (2 years dating and 3 years married)



I've no longer know who he is right now, whats been going on with him, how his feeling toward me and our marriage life.



Ya Allah Ya Rabb, all i ever want is a husband, partner, best friend to spend the rest of my life with. 



I never ask about this not even in my wildest dream



He being posses by black magic and not being the real man that I've used to know



Ya Allah Ya Rabb should i give up about him, us and our marriage life Or should i fight for him, us and our marriage life even i don't have any clue about anything



I just miss my husband

Saturday, 18 October 2014

Shalat Sunnah Rawatib

Sholat termasuk di dalam rukun Islam yang kedua. Sholat 5 waktu telah di syariatkan olehNya. Mengenai kewajiban sholat berjama'ah memang dikalangan para 'ulama terjadi khilafiyah, apakah hukumnya fardhu kifayah atau fardhu 'ain. namun pembahasan kita kali ini tidak membahas khilafiyah tersebut,karena memang pernah dibahas pada catatan sebelumnya. fokus kita pada pembahasan kali ini adalah seputar sholat sunnah rawatib yakni sholat Qobliyah dan sholat Ba'diyah.


Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib



Ummu Habibah berkata, "Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa Shalat dalam sehari semalam dua belas rakaat, akan dibangun untuknya rumah di Surga, yaitu empat rakaat sebelum Dzuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebelum Shalat Subuh." (HR Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan sahih).



“Dari Aisyah ra, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: Dua rakaat fajar (qabliyah subuh) itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR Muslim)



Dari Ibnu Umar Radhiallaahu anhu dia berkata: "Aku shalat bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasalam dua rakaat sebelum Dhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Jum’at, dua rakaat sesudah Maghrib dan dua rakaat sesudah Isya." (Muttafaq ‘alaih)"



"Dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu , ia berkata: "Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam , ‘Di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga beliau menambahkan: ‘bagi yang mau". (Muttafaq ‘alaih)"



"Dari Ummu Habibah Radhiallaahu anha, ia berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Barangsiapa yang menjaga empat rakaat sebelum Dhuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah mengharamkannya dari api Neraka." (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan hadits ini hasan shahih)"



Uraian



sholat sunnah Qabliyah (sebelum shalat Fardhu) dan Ba’diyah (Sesudah shalat Fardhu) itu disebut shalat sunnah Rawatib, dilakukan 2 rekaat dg 1 kali salam spt biasa.



1. dua rakaat sebelum shalat subuh

2. dua rakaat sebelum shalat Zuhur dan 2 reakaat setelah shalat Zuhur (bisa juga dengan 4 rakaat)


Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda “Barang siapa yang menjaga empat raka’at sebelum Zhuhur dan empat raka’at setelahnya maka Allah mengharamkannya dari neraka.” (HR at-Tirmidzi, kitab ash-Shalat (no. 428), Ibnu Majah, kitab ash-Shalat (no. 428), Abu Dawud, kitab ash-Shalat, Bab: al-Arba’ Qablal-Zhuhri wa Ba’daha (no. 1269) dan Ibnu Majah, kitab ash-Shalat was-Sunnah fiha, Bab: Mâ Jâ-a fiman Shalla Qablal-Zhuhri `Arba’an wa Ba’daha `Arba’an (no. 1160). Dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahîh Sunan Ibni Majah (1/191).



3. dua rakaat sebelum shalat Ashar (bisa juga dengan 4 rakaat)



Dari Ibnu Umar dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Semoga Allah merahmati seseorang yang mengerjakan shalat (sunnah) empat raka’at sebelum Ashar.” (HR. Abu Daud no. 1271 dan At-Tirmizi no. 430)




4. dua rakaat setelah shalat Maghrib

5. dua  rakaat sebelum shalat Isya dan 2 rekaat setelah shalat Isya.


Di dalam Shalat Rawatib ada terdapat 10 rekaat yang sunnah muakkad (karena tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW), berdasarkan hadits:



Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW senantiasa menjaga (melakukan) 10 rakaat (rawatib), yaitu: 2 rakaat sebelum Dzuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah Maghrib di rumah beliau, 2 rakaat sesudah Isya’ di rumah beliau, dan 2 rakaat sebelum Shubuh … (HR Imam Bukhari dan Muslim).



ada sholat sunnah lebih utama di kerjakan di rumah, dalam hal ini adalah yang 2 rakaat sesudah maghrib, 2 rakaat sesudah isya, dan setelah jum'at.



dalam riwayat Muslim, “Adapun pada shalat maghrib, isya, dan jum’at, maka Nabi r mengerjakan shalat sunnahnya di rumah.”

Shalat Hajat

Solat Sunat Hajat merupakan solat sunat yang didirikan untuk memohon hajat atau ketika berada dalam permasalahan dan kesukaran. Ia dilakukan bagi mengharapkan pertolongan daripada Allah SWT dan memohon sesuatu perkara atau menolak sesuatu yang tidak diingini agar apa yang dihajati itu dikabulkan. Walau bagaimana pun ia hendaklah disertai dengan keazaman dan usaha yang gigih di samping bertawakal kepada Allah Yang Maha Pencipta.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa yang mempunyai hajat kepada Allah SWT atau kepada seorang manusia, maka hendaklah ia berwuduk dengan sebaik-baiknya kemudian dia bersolat dua raka’at.”    (Riwayat At-Tarmizi)

Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanad shahih dari Abu Darda’ bahawa Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa berwudhuk dan menyempurnakannya, kemudian solat dua raka’at dengan sempurna, nescaya Allah memberikan apa saja yang dimintanya, sama ada cepat ataupun lambat.”
.
Solat sunat ini mempunyai kelainan kerana pada sujud yang terakhir, mukmim yang melakukan solat hajat itu perlu memuji-muji Allah SWT disertakan dengan niat apa yang dihajati atau hendak dicapai. Sesudah melakukan solat hajat, perlu berdoa sekali lagi agar permintaan mudah dimakbulkan.
.
Solat hajat boleh didirikan secara bersendirian atau berjemaah, sama ada pada waktu siang maupun malam hari. Lebih afdal solat bersendirian sewaktu suasana sunyi selepas tengah malam (selepas 2/3 malam, iaitu 1/3 malam terakhir) kerana ianya lebih berkesan, lebih khusyuk dan amat hening suasananya.
.
Solat Sunat Hajat dilakukan dengan pelbagai cara dan ia boleh didirikan sehingga 12 rakaat dan paling minima adalah 2 rakaat. Solat sunat ini mempunyai kelainan kerana pada sujud yang terakhir, mukmim yang melakukan solat hajat itu perlu memuji-muji Allah dan disertakan dengan niat hajat yang hendak dicapai. Sesudah melakukan solat hajat, perlu berdoa sekali lagi agar permintaan mudah di makburkan.
.
.

 FADHILAT SOLAT HAJAT

  1. Berasa tenang setelah bebanan disampaikan kepada Allah SWT.
  2. Menjadi lebih bersifat ikhlas menerima ketentuan Allah.
  3. Permohonan dimakbulkan Allah SWT.
.
.
.

PANDUAN SOLAT HAJAT

.
Sekiranya dilakukan selepas terjaga dari tidur pada sebelah malam, sebelum melakukan Solat Sunat Hajat, hendaklah bersugi dan mandi terlebih dahulu kemudian berwuduk bagi membersihkan diri dan menyegarkan diri. Pakailah pakaian yang bersih dan afdalnya berwarna putih.
Alhakim berkata,Sesiapa yang melaksanakan solat sunat hajat, hendaklah ia mandi pada malam Jumaat dan memakai pakaian yang bersih dan solatlah di waktu sahur dengan niat mohon dipenuhi hajatnya.”
Sebaiknya dirikanlah Solat Sunat Wuduk dan Tahajjud terlebih dahulu sebelum melakukan Solat Sunat Hajat.
.
.
.

 CARA MELAKUKAN SOLAT HAJAT

.
Dirikanlah Solat Sunat Hajat sebagaimana solat-solat biasa yang lain dengan mematuhi 13 rukun yang telah disyariatkan itu.  Perbezaannya cuma pada perkara-perkara berikut:
 .

1.  Lafaz dan niat:

.
“U-shol-lii sun-na-tal haa-ja-ti rok-’a-tai-ni lil-laa-hi ta-’aa-laa.”
Daku Solat Sunat Hajat dua raka’at, kerana Allah Ta’ala.
.

2.  Bacaan selepas Al-Fatihah

.
Rakaat pertama: Surah Al-Kafirun atau Ayat Al-Kursi  (satu kali atau 11 kali)
“ALLaahu la ilaaha illa huwal hayyul Qayyum, la ta ‘khudzuhu sinatun walaa naumun lahu maa fissamaawaati wama fil ardhi, man dzal ladziiyasy fa ‘u ‘indahu illaa biidznih, ya ‘lamu maa baina aydiihim wa maa khalfahum, walaayuhiithuuna bisyai-in min’ilmihi illaa bimaa syaa-a, wasi’a kursiyuhus samaawaati wal ardhi, walaa yauuduhu hifzuhumaa wa huwal’aliyuul ‘azhiim.”
“Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tertidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat  (pertolongan) di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kerajaan Allah (IlmuNya dan KekuasaanNya) meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya).” [Surah Al Baqarah 255 (Ayatul Kursiy)]
.
.
Rakaat kedua: Surah Al-Ikhlas  (sekali atau 11 kali)
“Qul huwallaahu ahad, Allaahush shamad, Lam yalid walam yualad, Wa lam yakun lahu kufuwan ahad.”
“Katakanlah : Allah itu Esa! Allah tempat meminta. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”
.
*Sesungguhnya sebahagian daripada doa yang tidak ditolak ialah bersolat, di mana ia membaca pada setiap rakaat ‘Surah Al-Fatihah’, ‘ayat Al-Kursi’ dan ‘Qulhu wallaahu Ahad’.
.
.

3.  Membaca Tasbih

.
a.  Sebaik sahaja selesai solat (sesudah memberi salam), terus sujud sekali lagi dan bacalah tasbih ini 41 kali:

“Laa-i-la-ha il-la an-ta sub-haa-na-ka in-ni kun-tu mi-naz-zhoo li-min.” 
Tiada Tuhan melainkan Dikau (Allah)! Maha Suci Dikau! Sesungguhnya daku ini dari golongan orang yang aniaya.
.
.
b.  Atau Tasbih berikut 1 kali:

.
.

4.  Wirid Selepas Solat Hajat

.
Sesudah selesai menunaikan solat sunat Hajat, wiridkanlah kalimat-kalimat berikut:
.
       a. Istighfar (10 / 100 kali)
“As-tagh-fi-rul-laah, Rab-bi min kul-li zan-bi wa-a-tuu-bu i-laih.”
Daku memohon ampun kepada Allah, Tuhanku, daripada segala dosa dan daku bertaubat kepada-Nya.
.
      b. Zikir
“Laa-i-la-ha il-lal-laah, Mu-ham-mad-da ro-suu-lul-laah.” 
Tiada Tuhan melainkan Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah.
 .
     c.  Selawat (10 / 100 kali)
“Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii Sayyidinaa Muhammadin.”
Ya Allah! Sejahterakanlah ke atas penghulu kami Nabi Muhamad SAW dan ke atas ahli keluarga penghulu kami Muhamad SAW.
.
.

5.  Doa Solat Hajat

  .
Teruslah memohon hajat yang dikehendaki sewaktu masih bersujud. Kemudian duduk semula dan bacalah doa berikut:
.
.

AL-La-Hum-ma in-ni as-a-lu-ka bi-ma-‘aa-qi-dil ‘iz-zi min ‘ar-shi-ka, wa-mun-ta-Har rah-ma-ti min ki-ta-bik, wa-bis-mi-kal ‘a-zo-mi, wa-waj-Hi-kal ‘a-la, wa-ka-li-maa-ti-kal tam-mah. La-’i-la-ha ‘il-laL-Laa-Hul ha-lii-mul ka-riim, sub-ha-naL-Laa-hi rab-bil ‘a-zhim, al-ham-du LiL-La-Hi rab-bil ‘a-la-miin. as-a-lu-ka muu-ji-baa-ti rah-ma-tik, wa-‘a-zaa-i-ma magh-fi-ra-tik, wal-‘is-ma-ta min kul-li zhan-bi, wal-gha-nii-ma-ta min kul-li birr, was-sa-la-ma-ta min kul-li ‘ithm. Laa-ta-da’ li zhan-ba ‘il-la gha-far-tah, wa-laa Ham-man ‘il-la far-raj-tah, wa-laa dai-nan ‘il-la qo-dhai-tah, wa-laa ma-ri-dhan ‘il-la sha-fai-tah, wa-laa fa-qii-ran wa-laa mis-kiy-nan ‘il-la agh-nai-tah, wa-laa jaa-hil-lan ‘il-la ‘al-lam-tah, wa-laa ‘a-duu-wan ‘il-la kha-zal-tah, wa-laa ‘ai-ban ‘il-la sa-sar-tah, wa-laa maiy-yi-tan ‘il-la ra-him-tah, wa-laa haa-ja-tan Hi-ya la-ka ri-dhan ‘il-la qha-dhai-tah. AL-La-Hum-ma in-ni a-ta-waj-ja-Hu bi-ka i-la rab-bi fii haa-ja-tii Ha-zhi-Hi li-tuq-dha lii Haa-ja-tii yaa-‘ar-ha-mar roo-hi-min. aa-miin.

  
.
Sslamat Beramal…!
.
والله أعلم بالصواب
Wallahu A’lam Bish Shawab
 (Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar)
.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

Shalat Istikharah

DEFINISI SHALAT ISTIKHARAH


Kata istikharah berasal dari bahasa Arab yang secara etimologis (lughawi) artinya meminta pilihan pada sesuatu.

Dalam istilah ulama fiqh istikharah adalah berusaha memilih yang terbaik salah satu di antara dua hal (طلب خير الأمرين لمن احتاج إلى أحدهما) dengan cara shalat dan berdoa.



DALIL SHALAT ISTIKHARAH



Hukumnya shalat istikharah adalah sunnah.



1. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari:



اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ
Artinya: Ya Allah aku beristikharah (meminta pilihan) dengan ilmuMu, aku memohon kekuatan dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon keutamaan-Mu.
2. Hadits Bukhari dari Jabir:


عَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاسْتِخَارَةَ فِي الأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ إذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ
Artinya: Rasulullah mengajarkan kami ber-istikharah dalam seluruh perkara sebagaimana beliau mengajar kami surat Al-Quran. Beliau bersabda, "Apabila kalian bermaksud sesuatu, maka shalatlah dua raka'at sunnah kemudian berdoalah..."



TATA CARA SHALAT ISTIKHARAH



Syarat shalat sunnah istikharah sama dengan shalat yang lain yakni (a) pelaku harus dalam keadaan suci dari hadats kecil dan besar; (b) pakaian shalat harus suci; (c) tempat shalat harus suci.



Jumlah rakaat dalam shalat istikharah adalah 2 rokaat.




NIAT SHALAT ISTIKHARAH



Niat untuk shalat istikharah. Teks Arabnya sbb: أصلي سنة الإستخارة ركعتين لله تعالي

Artinya: Saya niat shalat sunnah istikharah dua raka'at karena Allah.



BACAAN WAKTU SHALAT ISTIKHARAH



1. Rakaat pertama: membaca surat Al-Fatihah dan Surah Al-Kafirun ((قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ)

2. Rakaat kedua: membaca surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ).



DOA SHALAT ISTIKHARAH



Setelah selesai shalat, tiba waktunya berdoa. Tata cara berdoa yang ideal sebagai berikut:



1. Membaca hamdalah dan shalawat ibrahimiyah.


الحمد لله رب العالمين. حمدا يوافي نعمه ويكافئ مزيده. يا ربنا لك الحمد كما ينبغى
لجلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ
في العالمين إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ
2. Dilanjutkan dengan membaca doa khusus untuk istikharah di bawah berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari no. 6841.:


اللَّهُمَّ إنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ , وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ , وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلا أَقْدِرُ , وَتَعْلَمُ وَلا أَعْلَمُ , وَأَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ , اللَّهُمَّ إنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (sebutkan keperluan ) خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ , اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ (sebutkan keperluan Anda ) شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ : عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ , فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ
(sebutkan keperluan Anda)


3. Tutup doa di atas dengan bacaan shalawat ibrahimiyah seperti di atas, yaitu:



اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ
في العالمين إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ


Catatan: tentu saja Anda dapat berdoa dengan bahasa sendiri.




YANG DILAKUKAN SETELAH SHALAT ISTIKHARAH



Setelah shalat istikharah dan doa rampung hendaknya seseorang melakukan apa yang sesuai kelapangan hatinya. Imam An-Nawawi mengatakan, إذا استخار مضى لما شرح له صدره

Artinya: Jika seseorang melakukan istikharah, maka lanjutkanlah apa yang menjadi kelapangan hatinya.


Ibnu Hajar dalam Fathul Bari Syarhul Bukhari mengatakan:

واختلف فيما يفعل المستخير بعد الاستخارة، فقال ابن عبد السلام: يفعل ما اتفق، ويستدل له بقوله في بعض طرق حديث ابن مسعود وفي آخره: ثم يعزم، وقال النووي في الأذكار: يفعل بعد الاستخارة ما يشرح به صدره، ويستدل له بحديث أنس عند ابن السني: إذا هممت فاستخر ربك سبعا، ثم انظر إلى الذي يسبق في قلبك، فإن الخير فيه، وهذا لو ثبت لكان هو المعتمد، لكن سنده واه جدا، والمعتمد أنه لا يفعل ما ينشرح به صدره مما كان فيه هوى قبل الاستخارة، وإلى ذلك الإشارة بقوله في آخر حديث أبي سعيد: ولا حول ولا قوة إلا بالله


Artinya: Ada perbedaan ulama tentang apa yang harus dikerjakan setelah melaksanakan shalat istikharah. Ibnu Abdissalam berkata: Lakukan apa yang sesuai (dengan hati nurani). Ibnu Abdussalam mendasarkan pendapatnya pada hadits riwayat Ibnu Masud yaitu "pada akhirnya, lalu niatkan."



Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar berkata: Setelah shalat istikharah dan berdoa lakukan tindakan yang sesuai dengan suara hati. Pendapat Nawawi ini berdasarkan pada hadits Anas dari Ibnu Sunni: Apabila engkau bermaksud sesuatu, maka lakukan istikharah pada Tuhanmu 7 (tujuh) kali, lalu lihatlah pada pada kecondongan hatimu. Maka di situlah kebaikan itu berada.



Pendapat ini kalau sanad hadits yang dikutip baik niscaya pendapat yang muktamad. Tetapi sanadnya hanya satu. Pendapat yang kuat (mu'tamad) adalah hendaknya ia (pelaku istikharah) tidak melakukan apa yang jadi kecenderungan hatinya sebelum melakukan istikharah karena hal itu timbul dari hawa nafsunya. Pendapat ini berdasarkan pada isyarat dalam akhir hadits Abu Said: ولا حول ولا قوة إلا بالله



Arti kesimpulan: Setelah istikharah berpeganglah pada pilihan yang Anda merasa mantap tanpa didasari hawa nafsu.




WAKTU PELAKSANAAN SHOLAT ISTIKHARAH



Shalat istikharah dapat dilakukan kapan saja selain waktu yang dilarang. Waktu yang dilarang adalah setelah subuh sampai kira-kira masuk waktu dhuha dan setelah shalat ashar.



Namun, waktu yang paling utama adalah sepertiga malam yang akhir karena ada hadits yang mengatakan waktu tersebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Hadits riwayat Bukhari dan Muslim sbb:



أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الآخر يقول: من يدعوني فأستجيب له؟ من يسألني فأعطيه؟ من يستغفرني فأغفر له؟
Arti kesimpulan: Allah akan memenuhi doa, permintaan dan permohonan ampun yang dilakukan pada sepertiga malam yang akhir.

Dear You

Dear you, 


Hopefully you are always in good condition, healthy and sound.



There’s something i need to share with you, but i can’t do that face to face because probably end up with tears before tell everything.



I don’t know what happen between the two of us. Why we are in this kinda situation



I am truly sorry if for the past 3 years you’ve felt neglected by me. 



For not taking care of you.



For everything i did it the wrong way, i just want to said i am sorry and i want to do the best way to fix this.



I realized that i ain’t the perfect partner that you want me to be. I didn’t do the households thing the way i should.



But please give me a chance to change. I’ll proof to you that i can and will be the partner that you want.



I realized that sometimes you’re having difficulty dealing with me and my roller coaster emotion. Truly sorry about that.



I can’t help it sometimes I’ve become over paranoid partner who thinks too far than it should be. 



I am selfish because i just want you for me. 



Ever since we’ve meet, you are my world. I couldn’t care less about anything else except you.



Even thought all the people told me to leaves you, just know that i won’t ever leave you. 



I’ll make sure they know that they were wrong about you.



I realized live with kepala suku dan ketua adat are hard.



Sometimes they said something cruel things about you and after that they just forget what they said.



On their behalf, i am asking apologize for everything they said, their action in the past and in the future that offense and hurt your feeling. Please forgive all their mistake.



I know it’s hard to forget everything they said because I’ve deal it every single day before i meet you.



I realized that I’ve already said those forbidden word twice, but please believe me when i said i really don’t want us parted.



I love you with all my heart and souls, i can’t imagine what my life look like without you. 


I can’t and won’t facing my future if the future doesn’t include you.